KONSEP UANG DALAM ISLAM
Mata
Kuliah Ekonomi Makro Islam
Disusun Oleh:
AYU PUSPITA
SARI
1316130122
DosenPembimbing:
Khairiah Elwardah, M.Ag
PRODI EKONOMI
SYARIAH
JURUSAN EKONOMI ISLAM
FAKULTAS EKONOMI
DAN BISNIS ISLAM
INSTITUT AGAMA
ISLAM NEGERI BENGKULU (IAIN) BENGKULU
2016
BAB
II
PEMBAHASAN
1
Uang sebagai flow
concept
Uang di dalam
islam adalah Flow concept dan capital adalah stock concept. Semkain cepat
perputaran uang , akan semakin baik. Misalnya, seperti contoh pada aliran air
masuk dan aliran air keluar. Sewaktu air mengalir, disebut sebagi uang,
sedangan apabila air mengendp maka di sebut dengan capital. Wadah tempat
megendapnya adalah public goods.
Uang seperti air, apabila dialirkan maka akan semakin bersih dan sehat. Apabila
air dibiarkan menggenang di suatu tempat maka akan semakin mengeruh.Saving harus diinvestasikn ke sektor
riil. Apabila tidak maka saving
bukan saja tidak mendapatkan return,
tetapi juga dikenakan zakat.
2
Uang sebagai Private
Goods
Barang privat mudahnya adalah
barang-barang yang memiliki sifat berkebalikan dengan barang publik. Barang
privat secara tipikal adalah barang yang diperoleh melalui mekanisme pasar,
dimana titik temu antara produsen dan konsumen adalah mekanisme harga. Oleh
karena itu, kepemilikan barang privat biasanya dapat teridentifikasi dengan baik.
Sebagian besar barang yang kita konsumsi adalah barang privat, yaitu barang
yang hanya dapat digunakan oleh satu konsumen pada satu waktu. Misalnya, ketika
seseorang sedang memakan kue miliknya, orang lain tidak dapat melakukan hal
serupa. Eksklusivitas kepemilikan menjadi faktor pembeda utama barang privat
dengan barang publik.
3
Uang sebagai sebagai
Public Goods
Ciri dari public goods adalh barang tersebut
dapat digunakan oleh masyarakat tanpa menghalangi orng lain ntuk menggunakanya.
Sebagai public goods, uang
dimanfaatkan lebih banyak oleh masyarakat yang lebih kaya. Hal ini bukan dikarenakan
simpanan mereka yang banyak, akan tetapi karena asset mereka, seperti rumah,
mobil, saham, dll. Yang digunakan di sector produksi, sehingga memberikan
peuang yang lebih besar kepada orang tersebut untuk memperoleh lebih banyak
uang. Jadi semakin tinggi tingkat produksi aka semakin besar kesempatan untuk
dapat memperoleh keuntungan dari public
goods tersebut. Krena itu penimbunan (hoarding) dilarang karena mengahalangi yang lain untuk
menggunakan public goods tsb.
4
Perbedaan uang dalam
konsep Islam dengan ekonomi konvensional.
Konsep uang
dalam ekonomi islam berbeda dengan konsp uang dalam konsep ekonomi
konvensional. Dlam ekonomi islam konsep uang sangat jelas dan tegas bahwa uang
adalah uang bukan sebagai modal (capital).
Sebaliknya konsep uang yang dikemukkakn ekonomi konvensional diartikan secara
bolak-balik, yaitu, uang sebagai uang dan uang sebagai modal.
Perbedaan lain
adalah bahwa dalam ekonomi islam , uang adalah sesautu yang bersifat flow
concept dan capital adalah yang bersifat stock concept. Untuk lebih jelas dapat
kita lihat dari perbedaan konsep islam dan konsep konvensional dapt dilihat
dibawah ini:
a
Konsep Islam, uang tidak identik dengan modal sedangkan
konsep konvensional, uang identik dengan modal.
b Konsep islam, uang
adalah public goods, sedangkan konsep konvensional uang adlah private goods.
c
Konsep islam, uang adalah Flow concept sedangkan konsep
konvensional, uang adalah stock concept.